Dekan FUAD Memberikan Materi Tenatang “Menemukan Peningkatan Spiritual Bersama Ramadhan”

Pontianak, 6 Maret 2025 – Bulan suci Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan. Dalam rangka menyambut bulan penuh berkah ini, Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Anak Masjid Raya Mujahidin Kalimantan Barat kembali menggelar kegiatan rutin tahunan, Muhasabah Ramadhan. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini diadakan di Gedung Aula Serbaguna Masjid Raya Mujahidin.

Pada hari pertama, Kamis (6/3/2025) atau bertepatan dengan 6 Ramadhan 1446 H, Dr. Cucu, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pontianak, didapuk sebagai pemateri utama. Di hadapan 120 peserta yang hadir, beliau menyampaikan materi yang berfokus pada peningkatan spiritualitas selama Ramadhan.

Dalam paparannya, Dr. Cucu mengawali dengan menjelaskan tujuan diwajibkannya puasa sebagaimana termaktub dalam Surat Al-Baqarah ayat 183. Beliau kemudian memotivasi para peserta dengan menguraikan tiga kemuliaan yang diberikan Allah kepada mereka yang bertakwa, yaitu:

  1. Hamba yang paling dimuliakan Allah (QS. Al-Hujurat)
  2. Hamba pilihan Allah (QS. Al-Furqan)
  3. Hamba yang dijamin menempati surga-Nya (QS. Ali Imran)

Lebih lanjut, beliau menjelaskan karakter dan sikap seorang yang bertakwa, di antaranya:

  1. Memiliki semangat dan kesadaran beribadah yang tinggi
  2. Memiliki keinginan hidup bermanfaat dan bernilai
  3. Berusaha menjaga hubungan baik dengan sesama dan menghindari konflik

Untuk mencapai derajat tertinggi di sisi Allah, Dr. Cucu mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk mengasah dan meningkatkan karakter baik yang telah ada. Beliau menyebutkan enam poin utama yang perlu dijaga selama bulan suci ini:

  1. Menguatkan sikap ridha dan tulus dalam menerima segala ketetapan Allah
  2. Senantiasa bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah
  3. Menjaga niat dan menghidupkannya sepanjang waktu
  4. Menyibukkan diri dengan ibadah dan amalan saleh, sekecil apa pun
  5. Melakukan komunikasi dan diskusi dengan diri sendiri saat menghadapi godaan
  6. Menghindari perbuatan sia-sia

Dengan menerapkan enam prinsip tersebut, diharapkan umat Islam dapat meningkatkan kualitas ketaqwaan mereka tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari setelahnya. Acara Muhasabah Ramadhan ini pun menjadi sarana refleksi diri untuk mencapai spiritualitas yang lebih tinggi dan kehidupan yang lebih bermakna.

Penulis : Asip

Editor: acip doang