Sebulan Perkuat Skill Keilmuan, Mahasiswa IAT FUAD Kembali Ke Kampus Tercinta

Berita Berita Prodi IAT IAIN Pontianak

Jakarta – fuad.iainptk.ac.id, Rabu, 26/10, setelah sebulan melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), pimpinan FUAD IAIN Pontianak melakukan penjemputan kepada mahasiswa PPL IAT FUAD IAIN Pontianak di Pusat Studi Qur’an Jakarta, yang dihadiri Pamong Ustadz Agus Hery Prasetyo,QCES dan Ustadz Ach. Jayadi, M.Pd.

Kegiatan Penjemputan Mahasiswa PPL IAT di Pusat Studi Qur’an JAKARTA dilaksanakan pada sore hari sekitar jam 15.45 yang dihadiri oleh pihak PSQ yaitu Pamong Ustadz Agus Hery Prasetyo,QCES dan Ustadz Ach. Jayadi, M Pd.

Kali ini yang menjadi juru bicara penyerahan Mahasiswa PPL IAT IAIN Pontianak kepada Dekan FUAD IAIN Pontianak adalah Ustadz Ach.Jayadi, M.Pd yang selanjutnya acara penyerahan mahasiswa PPL tersebut diterima kembali oleh Dekan FUAD IAIN Pontianak Ibu Dr. Cucu, S.Ag, M.Ag yang disaksikan oleh Wakil Dekan III Ibu Dr. Ria Hayatunnur Taqwa, S.Ag. M.Si. Acara diakhiri dengan penyerahan piagam terima kasih dari FUAD IAIN Pontianak dan foto bersama di depan Masjid Bayt Qur’an.

Pada malam hari, Dekan FUAD dan Wadek III melaksanakan silaturrahim dan dialog bersama mahasiswa IAT yang telah melaksanakan PPL di PSQ Jakarta. Dari hasil dialog tersebut rerata merasakan waktu yang begitu singkat dalam pelaksanaan PPL ini sehingga mereka menyarankan untuk kedepannya pelaksanaan ditambah waktu lagi karena mereka merasa nyaman dan betas serta bahagia dalam melaksanakan kegiatan PPL di PSQ Jakarta Ini.

Setelah kegiatan silaturrahim berakhir, para mahasiswa PPL IAT melakukan perpisahan dengan para ustadz dan ustadzah PSQ Jakarta yang dilakukan dengan acara berbaque dengan bebakaran jagung dan sosis serta pentol bakso.

Dekan FUAD Dr. Cucu, S.Ag, M.Ag menyampaikan mahasiswa PPL merasa bahagia bisa PPL di PSQ Jakarta.

“Saat dialog sambil barbeque, kami lihat dan mendengar dari mahasiswa bahwa mereka sangat senang bisa melatih skill keilmuan dikampus yang yang khusus mengkaji ilmu Al-Qur’an. Dengan perasaan yang campur aduk bahagia dan sedih karena bakal berpisah entah kapan lagi bisa berjumpa. Kedepan kami akan evaluasi apakah perlu ditambah masa PPL dan atau bahkan mengirim mahasiswa ke kampus lain lagi baik dalam maupun luar negeri,” pungkas Dekan perempuan satu-satunya di IAIN Pontianak.

Penulis: D. Darmadi JA
Editor: Ulya