Cucu Dekan Perempuan Pertama Siap Bawa FUAD Maju Dengan Spirit 9 Pilar Prinsip Kerja

Berita Berita Fakultas

Pontianak – uad.iainptk.ac.id, Jum’at, 30/09, dilaksanakan giat pisah sambut pimpinan di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Pontianak, periode 2018-2022 dan periode 2022-2026. Kegiatan ini dilaksanakan dengan khidmat dalam nuansa kekeluargaan. Hadir pada kesempatan tersebut Dr. Cucu, M.Ag Dekan FUAD baru beserta para Wakil Dekan dan Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi periode 2022-2026. Dr. Muhammad Edi Kurnanto, M.Pd beserta para pimpinan FUAD periode 2018-2022. Para pimpinan dan staf TU juga turut hadir membersamai.

Dr. Muhammad Edi Kurnanto, M.Pd selaku Dekan periode 2018-2022 diberikan kesempatan menyampaikan sepatah dua patah kata. Beliau menyampaikan beberapa capaian selama kepemimpinannya terutama terkait distribusi mutu pada semua program studi.

“Kami tidak penuh periode sebelumnya, karena masuk disisa jabatan kurang dari dua tahun. Rektor waktu itu berpesan agar melakukan distribusi peningkatan mutu terutama akreditasi pada semua program studi dan layanan kependidikan lainnya. Alhamdulillah akreditasi bisa kami lakukan dengan baik, karena ada UPM dan juga dukungan semua pihak. Kami juga bentuk rumah literasi dan Jurnal yang menjadi dukungan untuk kegiatan ilmiah kemahasiswaan, ada 26 mahasiswa beberapa waktu lalu kami kirim ke BUAF di UIN Antasari Banjarmasin, dan beberapa mahasiswa yang berhasil berprestasi dillevel daerah, maupun nasional. Kami mohon maaf jika waktu yang singkat ini belum bisa melakukan yang lebih baik lagi,” jelas Edi sapaan akrabnya.

Dr. Cucu, M.Ag yang merupakan leader baru, dalam hal ini sebagai Dekan FUAD periode 2022-2026 menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pimpinan sebelumnya. Kami akan lanjutkan yang ulung dan akan berusaha maksimal meningkatkan mutu dan semangat kerja di FUAD, dengan 9 prinsip kerja IAIN Pontianak.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan FUAD periode lalu, tentu kami tidak dapat membalasnya dalam bentuk apapun, hanya selembar kertas sebagai bukti apresiasi kami kepada pimpinan sebelumnya. Program yang ulung seperti percepatan guru besar bagi bapak/ibu dosen akan kami teruskan dengan pengawalan sampai tuntas,” papar Dekan perempuan pertama di FUAD IAIN Pontianak ini.

“Selanjutnya kami juga akan berusaha mewujudkan 9 prinsip kerja di lingkungan civitas akademika FUAD. Yaitu Kampus Kami Aman dan Damai, 1. Aman dan Damai itu pada Kami Tidak Ada Hoax dan Fitnah; 2. Aman dan Damai itu Lingkungan Kami Tidak Ada Ujaran Kebencian; 3. Aman dan Damai itu Kami Berkerja Sesuai Aturan; 4. Aman dan Damai itu Sesama Kami Ada Kebersamaan dan Kekompakan; 5. Aman dan Damai itu Kampus Kami Bersih; 6. Aman dan Damai itu Kampus Kami Tertib; 7. Aman dan Damai itu Kami Saling Menyapa dan Menebar Salam; 8. Aman dan Damai itu Kami Saling Melindungi dan Menyelamatkan; dan 9. Aman dan Damai itu Kami Saling Menasehati dan Menghargai,” pungkas beliau mengakhiri pemaparan dalam acara pisah sambut ini.

Penulis: D Darmadi JA
Editor: Sri Wahyuni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *