|

3 Metode untuk Kelas Dasar FUAD Mengaji

Oleh: Sri Wahyuni, M.Pd

Minggu Terakhir di bulan September kali ini sungguh mengesankan. FUAD mengaji memasuki pertemuan ke-2 setelah character building yang diisi oleh Dr. Harjani Hefni , Lc., MA tentang The Seven Daily Habits. Kali ini pada kelas Dasar FUAD Mengaji peserta sangat antusias karena peserta dibagi menjadi 5 kelompok dan mereka menamai masing-masing kelompok mereka dengan nama yang berbeda. Pembagian kelompok dimaksud untuk mempermudah mereka belajar membaca Al-Quran serta diberikannya tanggungjawab dari kelompok tersebut untuk bisa saling membantu dan mempelajari Al-Quran secara bersama-sama. Selanjutnya masing-masing kelompok ini akan di mintai tanggungjawabnya untuk membuat group WA dan dari group itulah merekeka secara bersama-sama bisa saling memotivasi untuk terus belajar.


Pertemuan ke-2 Fuad mengaji diawali dengan membaca secara perlahan-lahan surah Al-Fatihah. Terpilihnya surah Al-Fatihah untuk dipelajari pertama salah satunya adalah untuk mensinambungkan dengan materi character building pada pertemuan sebelumnya. Selain itu Al-Fatihah dipelajari karena Al-Fatihah merupakan surah wajib yang harus dibaca setiap rakaat dalam shalat. Untuk Kelas dasar kali ini kami mempelajari panjang pendek bacaan, makhraj secara simple dan sederhana. Satu hal yang unik dari kelas dasar ini adalah ada satu peserta yang baru Hijrah pada Agama Islam. Mahasiswa tersbut diminta untuk belajar Iqro pada teman kelompok atau belajar pada guru lainnya selain pada instruktur FUAD Mengaji.


Motivasi dan semangat terus digulirkan pada mahasiswa agar mereka rajin datang dan mengikuti pelajaran tanpa absen. Semua itu dilakukan agar mereka bisa lulus tanpa harus mengulang lagi disemester depan. Kemampuan mereka umumnya rata-rata sudah mengenal huruf-huruf hijaiyah, hal itu ditandai dengan kemampuan mereka yang sudah lancar membaca walaupun masih ada yang masih keliru pada huruf, panjang pendek bacaan dll. Beberapa mahasiswa diantara mereka ada juga yang masih belum bisa membedakan huruf kha dan huruf jim, huruf ta dan tsa dan seterusnya. Selain metode Kelompok di atas,kelas dasar kali ini juga menggunakan Metode Sorogan atau individu (privat). Dalam prkateknya mahasiswa bergiliran satu persatu membaca Al-Qur’an sesuai dengan kemampunya mengaji atau membaca Al-Qur’an.


Klasikal baca simak juga akan diterapkan pada kelas Dasar ini. Dalam prkateknya instruktur menerangkan pokok materi yang rendah (klasikal) kemudian mahasiswa pada pelajaran ini di tes satu persatu dan disimak oleh mahasiswa lainnya. Demikan seterusnya sampai pada pokok pelajaran berikutnya. Selain belajar mengaji mereka juga ditawarkan bonus plus FUAD Mengaji dikelas Dasar. Bonus plusnya selain mahasiswa bisa memilih untuk menghafal minimal 2 surah wajib dan 3 surah pilihan pada Juz 30. Untuk mendukung program Bonus Plus FUAD Mengaji di kelas dasar ini mereka diharuskan menyimpan MP3 surah-surah yang akan mereka hafal. Selanjutnya reward sederhana dan menarik akan menanti bagi mereka yang dapat menuntaskan hafalan-hafalan tersebut.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *